Definisi Teori: adalah seperangkat konsep, definisi, dan proposisi yang tersusun sistematis untuk menjelaskan dan meramalkan fenomena.
Fungsi Teori: teori berfungsi untuk memperjelas masalah, memprediksi, dan sebagai dasar perumusan hipotesis (bukan sekadar coba-coba/ trial and error).
Jenis Hipotesis: terdapat tiga jenis utama hipotesis berdasarkan tingkat eksplanasinya:
#. Deskriptif: Dugaan tentang nilai satu variabel mandiri.
#. Komparatif: Dugaan perbandingan nilai variabel pada sampel yang berbeda.
#. Asosiatif (Hubungan): Dugaan hubungan/pengaruh antar variabel.
Pentingnya Variabel: langkah awal sebelum mencari teori adalah menetapkan variabel penelitian.
1. Konsep (Concept)
- Pengertian: Konsep adalah gagasan abstrak atau generalisasi yang dibentuk dari pengalaman atau pengamatan terhadap objek, kejadian, atau hubungan tertentu. Ini adalah "bahan dasar" atau blok pembangun dari sebuah teori.
- Fungsi: Konsep membantu kita untuk mengkategorikan dan menyederhanakan realitas yang kompleks menjadi label yang dapat dipahami.
- Contoh: "Motivasi", "Kepuasan", "Loyalitas", "Kinerja". Ini semua adalah konsep. Kita tidak bisa melihat "motivasi" secara fisik berjalan di jalanan, tetapi kita memiliki gagasan abstrak tentang apa itu motivasi berdasarkan perilaku yang kita amati.
2. Definisi (Definition)
- Pengertian: Definisi adalah pernyataan yang menjelaskan makna dari suatu konsep atau istilah. Dalam penelitian, definisi sangat krusial untuk memastikan kesamaan pemahaman antara peneliti dan pembaca.
- Jenis Definisi dalam Penelitian:
- Definisi Konseptual: Menjelaskan makna konsep secara abstrak/teoretis (seperti dalam kamus). Contoh: "Motivasi adalah dorongan internal untuk bertindak."
- Definisi Operasional: Menjelaskan bagaimana konsep tersebut diukur atau diamati secara nyata dalam penelitian. Contoh: "Motivasi diukur dengan skor jawaban responden pada kuesioner tentang keinginan untuk bekerja lembur."
- Setiap variabel harus didefinisikan secara jelas berdasarkan teori (deskripsi teori) agar tidak terjadi salah tafsir dan untuk memudahkan penyusunan instrumen.
3. Proposisi (Proposition)
- Pengertian: Proposisi adalah pernyataan logis yang menjelaskan hubungan antara dua konsep atau lebih. Proposisi masih berada pada tataran abstrak atau konseptual dan belum tentu siap untuk diuji secara langsung.
- Ciri Utama: Menyatakan hubungan kausalitas (sebab-akibat) atau korelasi antar konsep.
- Perbedaan dengan Hipotesis: Proposisi menghubungkan konsep dengan konsep (abstrak), sedangkan hipotesis menghubungkan variabel dengan variabel (operasional/dapat diuji).
- Contoh Proposisi: "Kepuasan pelanggan berhubungan positif dengan loyalitas pelanggan." (Masih abstrak).
- Contoh Hipotesis (turunan dari proposisi): "Semakin tinggi skor kepuasan pelanggan, semakin tinggi frekuensi pembelian ulang mereka." (Sudah operasional/terukur).
Sumber:
- Metodologi Penelitian Bisnis, Sugiyono, 2022
- Metodologi Penelitian untuk Skripsi/Tesis/Disertasi, Suliyanto, 2018